Cek Kesiapan Anda Mengajukan KPR

ratih | Selasa, 28 Juli 2015

KPR Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan salah satu fasilitas bank yang memungkinkan masyarakat untuk bisa membeli dan memiliki rumah idaman, meski belum memiliki uang yang cukup untuk membeli secara tunai. Dengan memanfaatkan fasilitas kredit perumahan ini, Anda bisa membeli rumah yang diinginkan dengan cara dicicil selama beberapa tahun mendatang. KPR pun menjadi cara yang paling banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan akan hunian yang layak.

Membeli rumah sendiri merupakan satu langkahn finansial yang besar dalam hidup. Karena itu, keputusan untuk mengambil KPR pun tidak bisa sembarangan. Mengingat, langkah tersebut bisa mempengaruhi kondisi keuangan Anda dan keluarga dalam waktu yang panjang.

Untuk itu, sebelum mulai untuk mencari rumah dan mengajukan KPR, ada baiknya Anda mengecek dahulu kesiapan Anda untuk mengajukan KPR. Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan dalam mengukur kesiapan Anda untuk mengajukan KPR.

Kesiapan Mengajukan KPR

Kondisi finansial

Uang Muka

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, membeli rumah merupakan keputusan besar dalam kehidupan Anda. Mengingat besarnya biaya yang akan dikeluarkan untuk pembelian ini dan proses KPR. Karena itu, hal pertama yang harus dicek adalah kesiapan finansial Anda dan keluarga. Pertama adalah kesiapan Anda dalam membayar uang muka KPR. Saat ini pemerintah menetapkan kebijakan uang muka minimal sebesar 30% dari harga rumah yang akan dibeli. Semakin tinggi harga rumah tentunya semakin besar juga DP yang harus dikeluarkan oleh Anda.

Cicilan KPR

Selain uang muka, kondisi finansial lain yang harus diperhatikan adalah kesanggupan Anda untuk membayar cicilan KPR.  Seperti Anda tahu, jangka waktu cicilan KPR berkisar antara 5 hingga 15 tahun. Artinya kondisi keuangan Anda dan keluarga akan dipengaruhi oleh cicilan rumah selama 5 hingga 15 tahun tersebut. Untuk memastikan bahwa Anda siap untuk membayar cicilan tersebut adalah dengan adanya pendapatan tetap ke dalam rekening Anda.

Pekerjaan stabil dan pendapatan tetap

Pendapatan yang tetap dan pekerjaan yang stabil merupakan faktor penting untuk memastikan bahwa Anda dan keluarga mampu untuk membayar cicilan KPR tanpa harus mengorbankan kebutuhan lainnya. Bila Anda berniat untuk keluar dari kantor sekarang sebaiknya tunda dulu untuk mengajukan KPR hingga mendapatkan pekerjaan yang stabil.

Besaran cicilan yang ideal adalah maksimal 30% atau 1/3 dari besaran pendapatan bersih perbulannya. Dari sini Anda bisa menyesuikan dan menilai apakah  gaji Anda sekarang cukup untuk membayar cicilan tersebut hingga lunas, atau diperlukan sumber pendapatan lainnya.

Gaya hidup dan konsisten

Selain mempengaruhi keuangan, cicilan KPR ini juga bisa berpengaruh pada gaya hidup Anda dan keluarga. Tidak menutup kemungkinan Anda harus mengubah gaya hidup dengan mengorbankan sedikit kesenangan dan memprioritaskan pembayaran cicilan KPR. Bila Anda sudah merasa siap untuk memangkas pengeluaran di sektor hiburan, maka Anda sudah siap untuk mengajukan KPR ke bank.

Semoga bisa membantu Anda dalam mempertimbangkan kesiapan Anda dalam mengajukan KPR ke bank. (raw)



comments powered by Disqus