Bank Jatim Siap Salurkan Kredit UMKM dan Pertanian

ratih | Rabu, 17 April 2013

Bank Jawa Timur (Jatim) Cabang Kota batu siap menambahkan jumlah penyaluran kredit untuk sektor pertanian dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp51 miliar di wilayah Kota Batu.

Budi Listyanto, Pimpinan Bank Jawa Timur Cabang Kota Batu, menjelaskan dari penambahan sebanyak Rp51 miliar itu, sebesar Rp30 miliar akan disalurkan untuk sektor UMKM. Sementara sisanya, sebesar Rp21 miliar akan disalurkan untuk sektor pertanian dan perdagangan. 

Penambahan jumlah di kedua sektor ini merupakan upaya untuk mendukung perkembangan sektor pertanian dan perdagangan di Kota Batu yang merupakan daerah agrowisata. Sehingga menjadi pasar yang potensial di bidang pertanian dan perdagangan.

Untuk sektor pertanian, Bank Jatim tidak setuju dengan anggapan bahwa kredit di sektor ini memiliki resiko yang tinggi alias high risk. 

"Tentunya untuk sektor pertanian kami akan memberikan pendampingan untuk menghindari resiko. Kalau misalnya saat ini sedang booming musim tanam A maka kami akan menyarankan jangan menanam A sehingga hasil produksi akan lebih maksimal," papar Budi, seperti dikutip pada laman Bisnis, Selasa (16/04/13).

Sementara itu, jumlah alokasi untuk kredit UMKM memiliki kemungkinan untuk bertambah bila animo yang diberikan oleh masyarakat khususnya pelaku usaha mikro tinggi.

Hingga Tri Wulan I/2013, jumlah kredit UMKM yang berhasil disalurkan oleh Bank Jatim cabang Batu telah mencapai Rp8 miliar. 

Sebelumnya, Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko mengungkapkan, pemkot Batu terus mencari terobosan untuk mengambangkan daerahnya. Pengembangan pembangunan ini tidak hanya berkutat pada dunia pariwisata saja, namun juga diikuti pada pembangunan di sektor pertaninan dan sektor pendiikan.

Pemkot kota Batu juga mengingikan  adanya partisipasi dari warga Batu untuk berinvestasi membangun kotanya. Pembangunan ini diharapkan tidak hana

Untuk itu, Pemkot Batu menggandeng sejumlah kalangan, di antaranya Bank Jatim, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan dana untuk berinvestasi.



comments powered by Disqus