Sejarah Masuknya Kartu Kredit ke Indonesia

ratih | Senin, 16 April 2012

Penggunaan kartu kredit di Indonesia kini bukan lagi sekedar sebagai alat pengganti pembayaran. Namun juga telah berfungsi sebagai gaya hidup. Usia tua, muda, bahkan pelajar kini pun bisa memiliki kartu plastik sebagai pengganti alat pembayaran ini. Saat ini semua orang mungkin sudah tahu akan perkembangan kartu kredit, namun bagaimana dengan sejarah masuknya kartu plastik ini ke Indonesia.

Kartu kredit pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh Bank Duta yang bekerja sama dengan prinsipal VISA dan Mastercard Internasional pada tahun 1980an. Bank Duta memasarkan kartu kredit secara khusus untuk orang-orang kaya atau orang kelas atas di Indonesia yang sering bepergian ke luar negeri. Tentunya ini menjadi pilihan yang menarik, mengingat bepergian ke luar negeri dengan membawa uang dalam jumlah besar tentunya tidak aman. 

Bisnis kartu kredit mencapai puncaknya saat pemerintah mengeluarkan regulasi yang berkaitan dengan dunia perbankan, dikenal dengan paket Desember 1988. Perusahaan keuangan baik bank maupun non-bank yang yang menerbitkan kartu kredit di Indonesia tumbuh dengan pesat. Hal ini membuat perusahaan swasta yang sama sekali tidak berkaitan dengan keuangan turut mengeluarkan kartu kredit. Misalnya, Hero supermarket yang sempat mengeluarkan kartu kredit, Indomobil Grup, Rimo, dan sebagainya. 

Bank Duta memang sekarang sudah tidak beroperasi lagi. Namun kartu kredit sebagai produk yang dibawanya masih terus bertahan bahkan makin berkembang. Jika dulu Anda ingin memiliki kartu kredit maka Andalah yang harus datang ke bank. Maka sekarang pihak bank yang justru makin gencar menarik nasabah untuk menggunakan kartu kredit, dengan menggunakan berbagai fasilitas dan promo kartu kredit. 

 



comments powered by Disqus