Tips Mengatur Keuangan bagi Pasangan Pengantin Baru

ratih | Selasa, 9 Juni 2015

Finansial Pernikahan tidak hanya identik dengan pesta yang meriah dan besar. Setelah resepsi pernikahan selesai, Anda berarti telah siap untuk mulai hidup bersama dengan orang lain, artinya ada banyak hal yang harus dikompromikan, salah satunya adalah masalah keuangan. Masalah finansial tersebut tentunya merupakan hal penting yang harus dibicarakan dan diatur antara suami dengan istri. Saat membicarakan masalah keuangan ini, hal penting yang harus dilakukan adalah jujur dan saling terbuka. Jangan menyembunyikan apapun dari pasangan Anda, entah mengenai pendapatan per bulan Anda atau kewajiban finansial yang dimiliki. Apalagi, setelah menikah maka apa yang menjadi milik Anda berarti akan menjadi milik pasangan Anda dan sebaliknya.

Berikut beberapa tips dalam mengatur keuangan bagi pasangan pengantin baru, di antaranya:

  • Bicarakan kebiasaan finansial

Setiap orang pastinya memiliki kebiasaan finansial serta tujuan yang berbeda. Dengan membicarakan hal tersebut bersama pasangan, Anda jadi mengetahui kesamaan atau mungkin perbedaan dalam memandang masalah keuangan tersebut. Selanjutnya Anda bisa mencari jalan tengah untuk perbedaan tersebut.

Mengatur keuangan untuk pengantin baru

  • Jujur mengenai kondisi finansial

Terbukalah mengenai pendapatan per bulan, baik pendapatan tetap maupun lainnya,  serta kewajiban keuangan yang Anda miliki, mulai dari kartu kredit, atau cicilan kredit mobil. Ini penting sebagai langkah awal dalam mengatur keuangan Anda dan pasangan selanjutnya.

  • Tetapkan gol finansial

Gol di sini maksudnya adalah rencana tujuan keuangan Anda selama beberapa waktu ke depan. Ada tiga jenis gol yang sebaiknya dimiliki yakni, simpanan untuk keperluan mendadak (sebesar pengeluaran Anda selama 3 hingga 6 bulan), simpanan jangka menengah (3 hingga 5 tahun ke depan) untuk keperluan DP rumah/mobil atau jalan-jalan, serta terakhir adalah simpanan jangka panjang untuk masa pensiunan atau pendidikan anak Anda nantinya.

  • Tetapkan budget

Buatlah budget untuk pengeluaran Anda tiap bulannya. Mulai dari pengeluaran wajib seperti belanja rumah tangga, transportasi, dan sebagainya. Kemudian tambahkan pengeluaran tambahan seperti rekreasi atau entertainment. Pastikan Anda masih memiliki sisa sebanyak 20% dari pendapatan untuk tabungan, di mana 10% untuk kebutuhan mendadak dan 10% sisanya untuk tabungan hari tua Anda. Bila Anda memiliki hutang, maka sisihkan 30%  dari pendapatan untuk membayar cicilan hutang, dan 70%-nya untuk kebutuhan Anda.

  • Tabungan bersama

Ada 3 jenis tabungan yang bisa dipilih oleh pasangan yakni satu tabungan bersama, satu tabungan bersama namun masing-masing masih memiliki tabungan pribadi lainnya, dan terakhir adalah tabungan masing-masing tanpa tabungan gabungan. Ini tentu bisa dipilih sesuai dengan keadaan masing-masing. Bila pasangan memiliki hutang dalam jumlah besar dan tidak ingin membebani pasangannya, bisanya akan memilih untuk menggunakan pilihan terakhir.

  • Tugas pembayaran

Tetapkanlah siapa diantara Anda dan pasangan yang akan bertugas untuk membayarkan tagihan, listrik, air atau kewajiban lainnya, setiap bulan. Buatlah juga “meeting” setiap bulan atau per dua minggu sekali untuk memantau kondisi finansial rumah tangga Anda.

  • Diskusi pengeluaran

Pengeluaran dalam jumlah besar tanpa diskusi dengan pasangan bisa berakibat buruk tidak hanya bagi keuangan rumah tangga Anda tapi juga hubungan Anda berdua.  Di lain pihak, tentunya Anda tidak ingin selalu harus meminta persetujuan untuk membelanjakan uang Anda, apalagi bila jumlahnya sedikit. Karenanya, tetapkanlah batas pengeluaran yang bisa dilakukan tanpa perlu adanya persetujuan pasangan. Bila nantinya ada pengeluaran yang di luar batas tersebut, maka Anda harus membicarkannya terlebih dulu dengan pasangan.

Mengatur masalah keuangan dalam berumah tangga kadang tidak kalah rumitnya dalam mengatur keuangan untuk bisnis. Namun, dengan jujur dan saling terbuka, masalah keuangan ini tidak akan menjadi hal yang merintangi kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Semoga membantu. (raw)



comments powered by Disqus