Pemerintah Targetkan Bangun 15.000 Unit Rumah Murah

ratih | Senin, 7 Januari 2013

Kementerian Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan rumah murah Rp25juta sebanyak 15.000 unit pada tahun 2013 ini. Rumah murah yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah ini saat ini diakui masih terus berjalan oleh Kemenpera.

"Anggaplah kita bisa bangun tahun ini sampai 15 ribu rumah minimal," ungkap Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, selepas acara Kinerja dan Outlook 2013 Kementerian Perumahan Rakyat  di Kantor Kementerian Perumahan Rakyat, seperti dikutip dari Detik Finance, Jumat (04/01/13).

Rumah-rumah ini dibangun sepenuhnya oleh pemerintah. Mesk begitu, pengembang lain juga telah banyak yang menggunakan konsep yang sama.

"Kalau Rp 25 juta itu kita yang bangun, tidak melibatkan pengembang. Tapi pengembang yang pakai tipe rumah ini sudah menggunakan, Palembang sudah, Serang juga," tambahnya.

Djan juga mengungkapkan, pembangunan rumah murah saat ini tengah berjalan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tahun 2012 lalu. Meski Menpera tidak menyebutkan secara pasti jumlah perumahan yang telah dibangun di tahun 2012, namun ia mengatakan pembangunan ini akan terus dilaksanakan pada tahun ini hingga mencapai 10 ribu unit.

Selain NTT, pembangunan rumah murah Rp25 juta ini juga rencananya akan dilakukan di kawasan Waduk Jatigede. Rencananya sekitar 800 unit rumah murah akan dibangun di kawasan ini. Namun, rumah ini tidak untuk dijual, melainkan sebagai bantuan untuk penduduk.

"Tahun ini di NTT 10 ribu, daerah lain, lalu di waduk Jatigede, itu kita mau bangun juga. Tapi mereka nggak beli, itu bantuan, buat penduduk yang kena gusur, ada 800 unit," katanya.

Djan melanjutkan, selain murah, rumah ini juga tidak memakan waktu yang lama untuk pembangunannya. Untuk membangan 1 hari hanya diperlukan waktu sekitar 3 hari saja. 

 

 



comments powered by Disqus