PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bidik penyaluran kredit wirausaha dapat mencapai Rp4 triliun pada akhir 2012. Hingga Juni 2012, outstanding kredit wirausaha BNI telah mencapai sekitar Rp3 triliun, atau sekitar 75% dari target Rp4 triliun.
Sebelumnya program kredit wirausaha dengan plafon pinjaman mulai Rp50 juta hingga Rp1 miliar ini sempat dihentikan, untuk diubah modelnya dan kemudian diluncurkan kembali.
Dalam 4 bulan ini, BNI mencatat telah mengucurkan dana kredit wirausaha sebanyak Rp400 miliar. Pihak BNI yakin hingga akhir tahun ini, pihaknya dapat mengucurkan hingga Rp1,5 triliun.
Kredit wirausaha BNI dikhususkan untuk pengusaha kecil perorangan dengan usaha yang sudah berjalan selama dua tahun. Untuk medapatkan kredit ini, debitor diwajibkan untuk memberikan jaminan, namun bukan berupa usah dari debitor.
Harga jaminan ini ditetapkan sebesar 125% dari besarnya pinjaman. Jaminan biasanya berupa properti seperti rumah. Sedangkan bunga pinjaman kredit berkisar antara 14-18%.
Hingga akhir semester I 2012 penyaluran pembiayaan BNI telah mencapai Rp40 triliun. Porsi paling besar berasal dari kredit pemilikan rumah sebesar Rp21,6 triliun. Sementara itu, porsi kredit wirausaha BNI hampir mencapai 10% dari total outstanding kredit konsumer.