Wah, Bunga KUR Turun Jadi 0,95% Flat!

ratih | Rabu, 2 Januari 2013

Pengusaha kecil di Indonesia nampaknya bisa bernapas lega pada tahun 2013 ini. Pasalnya pemerintah akan menurukan suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi 0,95% per bulan flat (tetap) pada tahun 2013. 

Sebelumnya, suku bunga kredit usaha rakyat dipatok pada angka 22% dengan skala menurun per tahun untuk sektor mikro dan 13% per tahun untuk sektor non mikro. Penurunan suku bunga kredit ini merupakan upaya pemerintah untuk menampung kebutuhan modal pelaku usaha mikro dalam jangka waktu yang lebih singkat.

Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM, Choitul Djamhari, mengatakan, pengaturan sistem suku bunga disepakati untuk diubah demi menyesuaikan kebutuhan konsumen.

"Sektor mikro umumnya perlu dana hanya untuk jangka pendek misalnya tiga bulan atau enam bulan. Ini kita harapkan lebih fair untuk mereka," ungkapnya, dikutip dari laman Investor.

Tahun 2013 ini, dana KUR yang ditargetkan untuk bisa disalurkan kepada para pelaku koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia adalah sebesar RP37 triliun. Target ini ditetapkan naik di atas pertumbuhan kredit yang diprediksi BI sebesar 25% bila dibandingkan target tahun 2012 sebesar RP30 triliun.

Diharapkan, delapan bank penyalur KUR yaitu BRI, Bank Mandiri, BTN, Bukopin, BNI, BNI Syariah , Bank Syariah Mandiri dan BPD dapat menyalurkan KUR melebihi target yang ditetapkan tersebut. Dengan kualitas penyaluran yang lebih berkualitas, merata, dan tepat sasaran.

Hingga akhir tahun 2012, penyaluran KUR dipastikan melebihi target yang sebesar RP30 triliun dengan tingkat kredit macet atau Non Performance Loan (NPL) berkisar pada level 3% hingga 5%.



comments powered by Disqus